Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui. [QS. Al-Baqarah 2: 216]

 

Pada intinya, janganlah berlebihan dalam membenci atau menyukai sesuatu. I try my best to do that. Bismillah… 

Fashion is NOT ONLY about mix and match things, being trendsetter or follower, brand new or old vintage.. It’s more about HOW to comfort yourself in your clothes, so you can be APPEARED as YOURSELF, not somebody else..

♥ Little Audrey ♥

 

i like and also fully agree with that quote :D

hidup itu harus punya TARGET, sesantai apapun lo ngejalaninnya.

 

Me,

19 Januari 2011, 23:04

entah perasaan dan pikiran apa yg sekarang sedang ada di batin dan kepala saya.

saya hanya merasa dan berpikir, saya yang sekarang ini adalah seorang anak yg belum bisa membanggakan kedua orang tuanya,

seorang adik yg tidak perhatian akan keadaan kakaknya dan hanya menghubungi di kala butuh

seorang teman yg kurang menyenangkan dan belum dapat membantu teman lainnya lebih jauh

seorang yg lebih dari sekedar teman yg hanya bisa bergantung apabila ada keperluan, sementara di sisi lainnya membuat kesal

terlebih lagi, seorang hamba yg sering sekali melalaikan perintah Sang Penguasa, Pemilik Semesta Alam ini

 

hal yg wajar kalau saya sering kali tidak diperhatikan dan dilupakan. terlalu berlebihan?? entahlah. yg pasti kesemua itu adalah yg memenuhi batin dan pikiran saya sekarang.


11 Desember 2010, 18:11

di kala langit semestinya tak sebegitu gelap 

 

aku tenggelam, tenggelam di dasar khayalan.

 

 

28 November 2010, 18:06

disaat senja mulai tergantikan oleh sang malam 

inspiring words.

Life is like a big bike race where the goal is to fulfill you personal legend.

At the start, we are riding together, sharing the camaraderie and enthusiasm. But as the race progresses, the initial joy gives way to the real challenges: tiredness, monotony and doubts about our own abilities.

We notice that some have withdrawn. They are still running, but only because they cannot stop in the middle of a road. They are numerous, pedaling alongside the support car, talking to each other and performing only their obligations.

Eventually we distance ourselves from them and we are forced to face the loneliness and the surprises of the unknown curves with the bikes. And after a while, we begin to wonder if it’s worth the effort.

Yes, it is worth it. Just don’t quit.

(Paulo Coelho)

 

It has been along time that i never wrote on this blog again since last year. Ooh, I really miss you damn much all bloggers! and i’m pretty sure that you feel the same with me, right? ;p maybe it also makes you a bit curious why i decide to start posting on this blog again. Just guessing why?? Hihi. Certainly, I just try to be more productive in writing and I think blog is one of media for improving my writing skill. Hopefully yes! Hehe. So just keep on writing, guys! ;D


Bila dahaga, yang susukan aku….ibu

Bila lapar, yang menyuapi aku….ibu

Bila sendirian, yang selalu di sampingku.. ..ibu

Kata ibu, perkataan pertama yang aku sebut….Ibu

Bila bangun tidur, aku cari…..ibu

Bila nangis, orang pertama yang datang ….ibu

Bila ingin bermanja, aku dekati….ibu

Bila ingin bersandar, aku duduk sebelah….ibu

Bila sedih, yang dapat menghiburku hanya….ibu

Bila nakal, yang memarahi aku….ibu

Bila merajuk, yang membujukku cuma….ibu

Bila melakukan kesalahan, yang paling cepat marah….ibu

Bila takut, yang menenangkan aku….ibu

Bila ingin peluk, yang aku suka peluk….ibu

Aku selalu teringatkan ….ibu

Bila sedih, aku mesti telepon….ibu

Bila senang, orang pertama aku ingin beritahu…..ibu

Bila marah.. aku suka meluahkannya pada..ibu

Bila takut, aku selalu panggil… “ibuuuuu! “

Bila sakit, orang paling risau adalah….ibu

Bila aku ingin bepergian, orang paling sibuk juga….ibu

Bila buat masalah, yang lebih dulu memarahi aku…..ibu

Bila aku ada masalah, yang paling risau…. ibu

Yang masih peluk dan cium aku sampai hari ni.. ibu

Yang selalu masak makanan kegemaranku. …ibu

Kalau pulang ke kampung, yang selalu member bekal…..ibu

Yang selalu menyimpan dan merapihkan barang-barang aku….ibu

Yang selalu berkirim surat dengan aku…ibu

Yang selalu memuji aku….ibu

Yang selalu menasihati aku….ibu

Bila ingin menikah..Orang pertama aku datangi dan minta persetujuan. ….ibu

Saat Aku telah memiliki pasangan hidup sendiri….

Bila senang, aku cari….pasanganku

Bila sedih, aku cari….ibu

Bila mendapat keberhasilan, aku ceritakan pada….pasanganku

Bila gagal, aku ceritakan pada….ibu

Bila bahagia, aku peluk erat….pasanganku

Bila berduka, aku peluk erat….ibuku

Bila ingin berlibur, aku bawa….pasanganku

Bila sibuk, aku antar anak ke rumah….ibu

Bila sambut hari jadi dgn pasanganku.. Aku beri hadiah pada pasanganku

Bila sambut hari ibu….aku cuma dapat ucapkan “Selamat Hari Ibu”

Selalu.. aku ingat pasanganku

Selalu.. ibu ingat aku

Setiap saat…aku akan telepon pasanganku

Entah kapan… aku ingin telepon ibu

Selalu…aku belikan hadiah untuk pasanganku

Entah kapan… aku ingin belikan hadiah untuk ibu

Renungkan: “Kalau kau sudah selesai belajar dan berkerja…. masih ingatkah kau pada ibu? tidak banyak yang ibu inginkan… hanya dengan menyapa ibupun cukuplah”.

Berderai air mata jika kita mendengarnya……..

Tapi kalau ibu sudah tiada……….

IBUUUU…RINDU IBU…. RINDU SEKALI….

Berapa banyak yang sanggup menyuapi ibunya….

Berapa banyak yang sanggup mencuci muntah ibunya…..

Berapa banyak yang sanggup menggantikan alas tidur ibunya……

Berapa banyak yang sanggup membersihkan najis ibunya…….

Berapa banyak yang sanggup membuang belatung dan membersihkan luka kudis ibunya…..

Berapa banyak yang sanggup berhenti kerja untuk menjaga ibunya…..

dan akhir sekali berapa banyak yang men-SHOLAT-kan JENAZAH ibunya……

Seorang anak menemui ibunya yang sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur lalu menghulurkan selembar kertas yang bertuliskan sesuatu. Si ibu segera melap tangannya dan menyambut kertas yang dihulurkan oleh si anak lalu membacanya.

Upah membantu ibu:

1) Membantu pergi belanja : Rp 4.000,-

2) Membantu jaga adik : Rp 4.000,-

3) Membantu buang sampah : Rp 1.000,-

4) Membantu membereskan tempat tidur : Rp 2.000,-

5) Membantu siram bunga : Rp 3.000,-

6) Membantu sapu sampah : Rp 3.000,- Jumlah : Rp 17.000,-

Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak , kemudian si ibu mengambil pensil dan menulis sesuatu di belakang kertas yang sama.

1) Biaya mengandung selama 9 bulan – GRATIS

2) Biaya tidak tidur karena menjagamu – GRATIS

3) Biaya air mata yang menitik karenamu – GRATIS

4) Biaya gelisah karena mengkhawatirkanmu – GRATIS

5) Biaya menyediakan makan, minum, pakaian, dan keperluanmu -GRATIS

Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku – GRATIS

Air mata si anak berlinang setelah membaca apa yang dituliskan oleh si ibu. Si anak menatap wajah ibu,memeluknya dan berkata, “Saya Sayang Ibu”. Kemudian si anak mengambil pensil dan menulis “Telah Dibayar Lunas” ditulisnya pada muka surat yang sama.

Renungkanlah wahai saudara dan saudariku………

huaaaaaaaaaaaaa udah lama banget ga ngurusin ini blog

maaf yaa jadi menelantarkanmuuuuuuu

kayanya gw udah terkontaminasi bgt sama dunia luar kampus

jarang pulang ke Jakarta, ga pernah nonton tv,  baca koran,  apalagi posting tulisan d blog

tiap hari ngampus terussssssssssssssss

kalo ga kuliah, ke lab pas weekend, atau  ngurusin hal2 lain (misal: organisasi atau kpanitiaan*halah, hehe..)

bosen juga, tiap hari rute perjalanan kampus-kosan p.p.

itu juga  jarang bgt pulang k kosan dalam keadaan langit yang masih ada mataharinya (baca: sebelum magrib)

pada kenyataannya, gw emang pengen banget jadi seorang mahasiswa yang bisa balance di segala hal

dari mulai kuliah yg merupakan kewajiban utama gw sbagai seorang mahasiswi,

ikut organisasi atau suatu kpanitiaan

dan ga lupa juga buat BERGAUL, tentunya bergaul yg SEHAT lah..hehe..

kebetulan hari ini, disaat gw membuka blog ini kembali, adalah sehari sebelum  hari kelahiran gw..

berarti tepat pukul 00.00 nanti usia gw telah memasuki ‘kepala dua’ ( huaaa, I’m not a teenager again actually!)

harapan gw menjelang usia yg ke-20 tahun ini,

semoga gw bisa jadi sesorang yg memang bisa menjalankan semua peran yg gw miliki dalam kehidupan ini sesuai dengan proporsinya

amiiiiiiinnn….

maaf kalo tulisan ini  sangat tidak jelas juntrungannya

karena tulisan ini amat spontanitas, yaitu pada kondisi disaat gw terjebak di warnet karena hujan :p

ya Allah..

mudahkanlah jalanku agar dapat menjalankan amanah, yang sekarang ini sedang aku emban, dengan sebaik-baiknya…

semoga keberjalannya bisa membuat diriku lebih terlatih lagi menjadi seseorang manusia yang lebih bertanggungjawab…

karena hidup ini adalah amanah,

dan setiap amanah harus dipertanggungjawabkan ke hadapan-Mu, Sang Pencipta dan Pemilik alam semesta ini beserta seluruh isinya….

Tulisan Sebelumnya »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.